Beberapa kompetisi bahkan telah berhasil melahirkan produk baru dan sukses dipasaran. Handphone awalnya hanya berfungsi seperti namanya "telepon genggam", adalah pesawat telepon yang dengan mudah bisa dibawa dan dioperasikan untuk menelepon atau menerima telepon saat kita bepergian kemana saja, namun kini fungsi handphone telah semakin berkembang. Dengan membawa handphone, kita dapat membuka website, mengirim email, mendengarkan musik mp3 bahkan radio serta mengabadikan moment dengan kamera penyertanya. Beberapa fungsi gadget melebur dalam sebuah benda kecil yang bernama handphone. Dahulu seorang penderita diabetes harus melakukan kontrol pemeriksaan gula setiap bulan secara berkala dengan datang ke laboratorium klinik atau rumah sakit, namun kini dengan adanya alat digital pemeriksaan gula seperti Glukotest, penderita diabetes tidak perlu repot lagi menyediakan waktu 1 hari untuk datang ke laboratorium klinik, dan seakan tak mau kalah dengan pabrik pembuat alat pemeriksaan gula tersebut, para pebisnis di bidang laboratorium klinik pun mengeluarkan tes baru HBA1C, dengan pemeriksaan ini penderita diabetes hanya perlu datang 3 bulan sekali, bukan setiap bulan. Dan lebih banyak contoh hasil positif dari kompetisi kreatif.
Namun bagaimana bisa menjadi kreatif menghadapi kompetisi hingga menjadi leader dalam produk dan market share?
Bertahun-tahun riset dinyatakan merupakan salah satu alat yang bisa dipakai untuk membedah bagaimana sebuah kompetisi sedang berlangsung, dan keseriusan menindaklanjuti hasil riset akan menghasilkan temuan untuk memenangkan persaingan.
Ketika hasil riset hanya merupakan angka-angka ataupun jawaban "nominal" dari sejumlah pertanyaan secara terpisah, bagaimana bisa temukan ide untuk memenangkan kompetisi? Cari jawabannya disini
0 komentar:
Post a Comment